Rabu, 26 Januari 2011

Cara Efektif Atasi Dengkuran

Pipiet Tri Noorastuti, Febry Abbdinnah
VIVAnews - Mendengkur terkadang menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Selain memengaruhi kualitas dan kuantitas tidur, mendengkur bisa menjadi indikasi penyakit. Bahkan, gangguan tidur ini dapat mengakibatkan kematian.

Mendengkur terjadi akibat penyempitan saluran pernapasan. Bisa karena salah posisi saat tidur atau ketidaknormalan jaringan lunak pada tenggorokan.

Mengubah posisi tidur, seperti berbaring dengan posisi miring sangat dianjurkan untuk mengurangi dengkuran dibandingkan dengan posisi terlentang.
Pada saat tidur terlentang lidah akan tertarik ke belakang dan menghambat pernapasan. Dapat juga memosisikan kepala dan pundak lebih tinggi dari bagian tubuh sehingga lidah tidak menutupi saluran pernapasan.

Orang yang memiliki kelebihan berat badan cenderung mendengkur lebih keras. Hal ini disebabkan oleh adanya timbunan lemak pada bagian belakang tenggorokan mereka. Karena itu, menghilangkan kelebihan berat badan akan mengurangi timbunan lemak dan dengkuran.

Cuaca yang dingin di waktu tidur pun membuat hidung tersumbat dan mengakibatkan kekosongan udara di tenggorokan sehingga terjadi dengkuran. Gunakan obat yang dapat melegakan hidung sehingga dapat bernapas dengan mudah.

Mengkonsumsi alkohol dan rokok sebelum tidur akan semakin memperburuk dengkuran. Alkohol menyebabkan otot-otot dalam saluran pernapasan menjadi terlalu santai, efek ini juga disebabkan oleh penggunaan obat tidur atau obat penenang.
Sedangkan rokok mengakibatkan saluran pernapasan iritasi dan bengkak sehingga menyumbat aliran udara. Sementara memiliki jam tidur yang teratur juga mengurangi frekuensi dengkuran.

Senin, 24 Januari 2011

NAIK HAJI BERKAT TAHAJJUD

Postingan saya kali untuk berbagi pengamalan. Pengalaman ringan dan tak masuk akal. Tapi kenyataan itulah yang saya alami ketika masih bermukim di kota Merauke – Papua.

Ketika itu saya telah beristri dan memiliki dua orang anak. Saya tinggal didaerah mayoritas non muslim. Tetangga disebelah kiri dan kanan juga bukan muslim. Kehidupan saya juga terbilang tidak stabil. Kami hidup jauh dari kehidupan kedua orang tua. Baik orang tua saya maupun kedua orang tua istri saya. Kehidupan dalam keluarga pas-pasan. Bahkan dibawah pas-pasan.

5 Cara Utk Hamil

 

Bagi sebagian wanita, kehamilan bisa terjadi semudah mereka menghentikan pemakaian kontrasepsi, entah itu pada saat menginginkan anak pertama atau keempat.
Sebaliknya, tak sedikit wanita yang memerlukan sederet prasyarat demi keberhasilan pembuahan, dari menghitung masa subur, posisi hubungan seks tertentu, dan masih banyak lagi. Yang pasti, apakah Anda baru mulai merencanakan kehamilan atau sudah beberapa waktu berusaha, sebaiknya Anda mengikuti saran yang memiliki landasan ilmiah. Berikut beberapa di antaranya:

1. Berhubungan seks teratur

Bagi pasangan yang sama-sama sibuk, tips ini layak dicoba. Bila Anda tidak memiliki siklus haid yang teratur, para ahli menyarankan untuk melakukan hubungan seks setiap dua hari sekali.

2. Ketahui masa subur

Perempuan yang memiliki siklus haid 28 hari bisa menghitung 14 hari sejak hari pertama datangnya haid sebagai masa subur. Jika siklus Anda tidak teratur, Anda bisa mengetahuinya dengan alat penanda masa subur.
Masa subur juga bisa diketahui dengan mengamati perubahan kekentalan lendir yang keluar dari vagina. Lendir yang keluar pada masa subur biasanya lebih kental serta agak lengket seperti agar-agar. Agar akurat, pengamatan ini perlu dilakukan selama beberapa bulan untuk mengetahui polanya.

3. Berhubungan sebelum ovulasi

Kenalilah tanda-tanda terjadinya sentakan hormonal sebagai tanda datangnya ovulasi (sel telur matang dan siap dibuahi). Lakukan hubungan seks hari itu dan dua hari setelahnya. Peluang terjadinya kehamilan lebih tinggi dua hari sebelum ovulasi.
Pada masa ini cairan serviks sangat optimal dalam mengantarkan sel sperma menuju sel telur dan melakukan pembuahan. “Sperma bisa hidup di luar rahim 25-48 jam. Ini berarti sel sperma bisa menyambut sel telur ketika dimulainya ovulasi,” kata Clarice Weinbergh, Ketua Biostatistic National Institute of Environmental Health Sciences.
4. Nikmati
“Hal yang tak boleh dilupakan pasangan yang menanti kehamilan adalah tetap menjadikan hubungan seks sebagai hal menyenangkan, bukan kewajiban,” kata Felicia Stewart, penulis buku Understanding Your Body: Every Woman’s Guide to Gynecology and Health.
5. Ubah gaya hidup
Tinggalkan gaya hidup tidak sehat yang bisa menghambat upaya kehamilan, seperti rokok, minuman beralkohol, polusi udara, dan stres.

Minggu, 23 Januari 2011

Capai Perempatfinal, Federer Cetak Rekor, Federer samai rekor Jimmy Connors.

Haryanto Tri Wibowo
Roger Federer (AP Photo/Mark Baker)
 
VIVAnews - Roger Federer mencetak rekor usai melangkah ke perempatfinal Australia Open 2011 dengan mengalahkan Tommy Robredo, Minggu 23 Januari 2011.

Bermain di Melbourne Park, Australia, Federer sempat mengalami kesulitan. Meski kehilangan set kedua, unggulan kedua tersebut bisa menundukkan Robredo 6-3, 3-6, 6-3, dan 6-2.

Selain melangkah ke perempatfinal, Federer juga menorehkan rekor dengan menyamai sukses Jimmy Connors melangkah ke perempatfinal ajang Grand Slam 27 kali beruntun.

Terakhir, Federer gagal melangkah ke perempatfinal ajang Grand Slam adalah saat tumbang di babak ketiga Prancis Open 2004.

"Saya mengalami kesulitan dalam mengembalikan bola. Saya tidak bisa mendapatkan bola seperti yang saya inginkan. Kami tidak memiliki jarak yang besar di tenis level atas dan pertandingan ini menunjukkan hal itu," ujar Federer seperti dikutip dari Associated Press.

"Pertandingan ini membutuhkan kerja keras. Saya sangat keringatan. Tapi, saya senang bisa melangkah ke babak selanjutnya," tuturnya.

Unggulan ketiga, Novak Djokovic, juga melangkah ke perempatfinal usai mengalahkan unggulan ke-14 Nicolas Almagro 6-3, 6-4, dan 6-0. Selanjutnya, petenis Serbia itu akan menghadapi finalis Wimbledon 2010 Tomas Berdych, yang mengalahkan Fernando Verdasco 6-4, 6-2, dan 6-3. (art)

Jumat, 21 Januari 2011

Subhanallah ! Hujan Darah, Burung Dan Katak Sudah Ada Dalam Al Quran

 

Meski sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, fenomena hujan berwarna merah kembali ramai dibicarakan. Di India, para penduduk lokal daerah Kerala menemukan baju-baju yang dijemur berubah warna menjadi merah seperti darah. Mereka melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yang mendahului turunnya hujan yang dipercaya sebagai ledakan meteor.

Contoh air hujan tersebut segera dibawa untuk diteliti oleh ilmuwan independen, Godfrey Louis dan Santosh Kumara dari Universitas Mahatma Gandhi. Pertama kali mereka mengira bahwa partikel merah di dalam air adalah partikel pasir yang terbawa dari gurun Arab. Di Universitas Sheffield, Inggris, seorang ahli mikrobiologis bernama Milton Wainwright mengkonfirmasi bahwa unsur merah tersebut adalah sel hidup. Hal ini dinyatakan karena Wainwright berhasil menemukan adanya DNA dari unsur sel tersebut walaupun ia belum berhasil mengekstraknya.

Sedangkan hujan hewan terjadi pada Juni 2009 di Jepang. Hewan ini memiliki panjang dengan diameter 5 cm berbentuk seperti ikan dan kodok, sejauh ini tidak ada yang dapat menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi. Beberapa orang menyebutkan ini merupakan fenomena langka yang pernah terjadi yang diakibatkan perubahan cuaca yang tidak menentu di negara sakura ini. Bagian meteorologi Jepang juga tidak dapat menjelaskan apa penyebab terjadinya hal tersebut.

Beberapa orang yang seperti menuhankan ilmu pengetahuan menyebutnya sebagai fenomena alam. Istilah agama menyebutnya sunnatullah

Saya tidak menolak adanya proses alam, karena hal itu sesuatu yang natural dan sudah menjadi ketetapan-Nya. Tapi terkadang, kita melupakan sumber segala sebab musabab dan sumber segala sesuatu, yakni Allah swt, Tuhan Semesta Alam. Apa yang hendak ditampakkan adalah Kekuasaan-Nya Yang Maha Tunggal. Agar kita, manusia, tidak lagi sombong dengan menuhankan segala ilmu pengetahuan alam dan melupakan adanya Pencipta Alam.

Alquran dan Injil mengisahkan tentang kesombongan Firaun dan kaumnya. Jika diberi kebaikan dan kemakmuran dari Tuhan, mereka berkata, “Inilah usaha kami.” Manusia zaman sekarang juga ada yang seperti ini, ketika sukses mereka berkata, “Ya, karena usaha saya, saya ini berhasil.” Jika ditimpa kesusahan, kaum Firaun melemparkan sebab kesialan itu kepada Musa dan pengikutnya. (QS. 7: 131)

Seolah menantang dan keras kepala, pengikut Firaun berkata, “Bagaimanapun kamu mendatangkan keterangan kepada kami untuk menyihir kami dengan keterangan itu, maka kami sekali-kali tidak akan beriman kepadamu.” (QS. 7: 132). Firaun dan pengikutnya yang masih ada hingga sekarang ini meledek bahwa bukti kekuasaan Tuhan yang disampaikan melalui Musa (Moses) dan Harun (Aaron) as. itu sebagai sihir.

“Maka Kami kirimkan kepada mereka topan (thûfân), belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.” (QS. 7: 133)

Jadi, apa yang terjadi di zaman sekarang bukanlah sesuatu fenomena baru dan menganehkan. Zaman dahulu, sebagai bukti bagi orang yang ingkar kepada Tuhan, Allah sudah tampakkan kuasa-Nya. Dan satu hal yang pasti, yakni hal tersebut hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang bukan sekedar berakal tetapi yang betul betul mampergunakan akalnya itu.